FIGUR

Published in FIGUR

Ardhi Mahardhika Ingin Jadikan HIPMI Jaya Organisasi Kreatif dan Inovatif

Jan 09, 2017 Hit: 451 Written by 
Ardhi Marahdika Caketum HIPMI. Foto Elwan Visioneer
Ardhi Marahdika Caketum HIPMI. Foto Elwan Visioneer

Jakarta-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya akan segera menentukan ketua umum baru periode 2017-2020 untuk menggantikan kedudukan Rama Datau, Ketua Umum HIPMI Jaya saat ini.

Beberapa calon kandidat telah mendaftarkan diri untuk bersaing dalam pemilihan yang akan diadakan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XVI HIPMI Jaya Januari 2017. Salah satu kandidat yang telah mendapatkan nomor urut peserta caketum adalah Ardhi Mahardhika dengan nomor urut 2. Pengusaha muda ini menyatakan kesiapannya untuk menjadi ketua HIPMI Jaya yang baru.

Ardhi Mahardhika mengatakan, "Perlu diketahui HIPMI Jaya ini anggotanya banyak memiliki kader yang potensial dan kekuatan HIPMI Jaya ini dari berbagai macam kalangan, baik kalangan usaha kecil, menengah, sampai atas. Saya yakin sekali dengan paradigma HIPMI yang cukup besar, sehingga kita bisa sama-sama saling mensejahterakan, juga saling bisa berkeadilan sosial dalam sosial Pancasila. Artinya, semua orang punya kesempatan yang sama.”

Maka, lanjut Ardi, semua yang ada di HIPMI Jaya dapat mengembangkan pola, dan  jangan sampai ada pengusaha yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Kalau bisa saling merata, terutama di usaha kecil menengah.

Menurutnya, aspirasi ini disuarakan dari anggota HIPMI Jaya yang sebagian besar masih di posisi usaha kecil dan menengah. “Itu artinya tantangan bagi saya," ucap Ardhi saat diwawancarai Elwan dari visioneernews.com di Jakarta (28/12/16).

Ardhi berkeinginan HIPMI Jaya menjadi sebuah organisasi yang kreatif dan inovatif. Kreatif artinya menciptakan daya saing baru, ide gagasan.  Sedangkan inovatif memiliki added value, nilai yang berbeda dari pada yang lain. Tentunya, kata Ardhi, ke depan seharusnya setiap anggota HIPMI Jaya bisa memiliki dampak positif dari ke-Hipmi-annya, serta bisa menyumbangkan, setidaknya peranan pengusaha DKI Jakarta sehingga bisa memperkuat nilai kemurnian di DKI Jaya.

Di sisi lain, Ardhi berharap dalam badan pimpinan cabang setidaknya satu BPC bisa menciptakan satu UKM dan satu  koperasi. “Kenapa saya pikir seperti itu, agar setiap BPC memiliki kebanggaan dengan BPC-nya, sehingga punya sense of belonging. Artinya, ketika satu  BPC punya satu UKM terutama sebagai lokomotifnya infrastruktur koperasi yang mendanai, maka secara tidak langsung kita sudah masuk dalam implementasi UKM itu sendiri,” jelasnya.

Ardhi pun berharap anggota-anggota HIPMI Jaya dan senior HIPMI Jaya bisa membantu mengembangkan usaha di bidang UKM dan koperasi tersebut. Untuk bantuan permodalan, menurutnya saat ini bank masih dibutuhkan. “Tapi kita lihat dulu, jika ternyata bunganya tinggi, ya kita libatkan koperasi yang kira-kira bisa meminjamkan dananya untuk koperasi sekundernya. Kenapa? Karena, jika banyak bunga dari bank tinggi, kita akan mempelajari pinjaman dari lembaga keuangan non bank yang mikrofinancenya mungkin orang tertarik karena bunganya tidak terlalu tinggi dan sifatnya bisa syariah," tambahnya.

Jika terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI Jaya,  Ardhi akan intens menjalin kedekatan dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena lewat kedekatan tersebut, menurutnya, maka akan mendatangkan kemanfaatan antara kedua belah pihak. “Saya akan jalin hubungan baik tersebut melalui komunikasi dan waktu, sebab seorang pengusaha harus meluangkan waktunya untuk menjalin kedekatan, dan tentunya kita akan sinergikan program-program. Jika kita tidak bisa bersinergi dengan eksternal, mustahil HIPMI Jaya namanya menjadi besar,” papar Ardhi meyakinkan.

Karena itu, lanjutnya, kader HIPMI Jaya harus kreatif dan inovatif. Karena itu, kedekatan dengan Pemprov DKI Jakarta harus dibangun kembali. Dan untuk program bersama Pemprov DKI Jakarta, Ardhi mengatakan akan melakukan pelatihan serta  pengembangan UKM dan koperasi.

"Pasalnya untuk menanggulangi kesenjangan yang ada di DKI Jakarta harus kerja ekstra. Pemprov DKI sendiri berfokus pada lapangan kerja, seharusnya dapat menciptakan pengusaha unggul atau bibit baru pengusaha muda terkait hal itu ada dua point yaitu, mengurangi kesenjangan dan menambah pendapatan Pemprov DKI," harap Ardhi.

Ardhi mengatakan banyak produk UKM yang bisa dikembangkan. Dia mencontohkan salah satu produk baju Pangsi yang merupakan budaya Betawi yang bisa dikembangkan pelaku UKM di DKI Jakarta. Apabila baju Pangsi itu dikembangkan dan  bisa terkenal, maka dijadikan bisnis yang menjanjikan, karena bisa dibeli oleh para wisatawan. Belum lagi dari sisi kuliner Betawi, jika dikembangkan dengan baik, tentu akan mendatangkan profit bagi pelaku UKM.

“Jadi, bagaimana caranya kita dapat mengambil market Asean dalam era Mayarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk mengenalkan produk lokal kita ke mancanegara. Harapan saya, Indonesia bisa menjadi online marketing dan offline marketing. Untuk UKM dan koperasi, harus dipertajam lagi, dan pemerintah mendukungnya agar masyarakat dapat mandiri. (Elwan)

 

Last modified on Tuesday, 10 January 2017 23:19
Read 451 times
Rate this item
(0 votes)
Syarif Bachwani

Jurnalis Profesional, pekerjaannya didedikasikan pada masyarakat umum dan dinaungi sebuah organisasi profesi dengan karakter menuntut pengetahuan yang tinggi.

Website: visioneernews.com

K2 Tags

K2 Calendar

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Sering Dibaca

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction