Finansial

Published in Finansial

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Jul 27, 2017 Hit: 34 Written by  Syarif
Dirut LPDB-KUMKM Kemas Danial bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menandatangani MoU kerja sama pinjaman/pembiayaan kepada KUMKM sektor kelautan dan perikanan di Prov.Sumbar, Rabu (26/7/2017).
Dirut LPDB-KUMKM Kemas Danial bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menandatangani MoU kerja sama pinjaman/pembiayaan kepada KUMKM sektor kelautan dan perikanan di Prov.Sumbar, Rabu (26/7/2017). Foto Dok.LPDB KUMKM

Jakarta,visioneernews- Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan ini ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui pinjaman dana bergulir.

 

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Kemas Danial dengan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) tentang kerja sama pinjaman kepada KUMKM bidang kelautan dan perikanan di Sumbar, sebagai wujud komitmen kedua belah pihak.

Penandatanganan MoU itu dilakukan di Hotel Balairung, Jakarta, Rabu (26/7/2017), dengan turut dihadiri Direktur Bisnis LPDB-KUMKM, Warso Widanarto, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM, Sutowo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri, serta para SKPD dan perwakilan pelaku UKM.

"Kerja sama ini bagus, karena salah satu strategi kita di bidang perikanan. Tadi Pak Gubernur mengatakan di Sumbar, lapangan kerja yang timbul di Sumbar dari sektor perikanan juga luar biasa, sehingga LPDB masuk," kata Kemas Danial.

Kemas mengatakan, bantuan perkuatan modal usaha bagi pelaku UKM di sektor perikanan ini sangat sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni potensi perikanan yang dimiliki merupakan potensi ekonomi, yang   dapat dimanfaatkan untuk masa depan bangsa, sebagai tulang punggung pembangunan nasional.

"Terobosan ini sangat sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo. Di sini peran LPDB, Kemenkop masuk, dan kita akan melihat proposal-proposal (pengajuan pinjaman) yang dilakukan kepada kami dapat kita akomodir," kata Kemas.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengapresiasi upaya LPDB-KUMKM yang telah memberikan bantuan perkuatan modal kepada pelaku KUMKM Sumbar. Diharapkan dengan bantuan tersebut, mampu memicu UKM semakin bergairah, sehingga ekonomi di daerah bisa tumbuh dan berkembang.

"Dana bergulir LPDB sangat membantu pelaku UKM, karena itu kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sangat terasa ini," ungkap Prayitno.

Dalam kesempatan yang sama, Kemas Danial juga menerima pengajuan proposal dari CV Andalas Samudera Sejati (ASS) senilai Rp 8,3 miliar. Nanti ini menjadi kesempatan kedua bagi CV ASS menerima bantuan modal dari LPDB, yang  sebelumnya senilai Rp 3 miliar.

"Kita yang pertama memberikan untuk ekspor ikan kerapu. Kegiatan bisnis ini sekarang sudah lancar dan mereka minta tambah lagi, insya Allah dapat kita berikan Rp 8,3 miliar untuk menambah ekspor mereka," jelas Kemal.

CV ASS sendiri merupakan nasabah repeater, maka Kemas berjanji akan memenuhi permohonan pinjaman sesuai nilai yang diajukan. Realisasi permohonan pinjaman tersebut, akan dilakukan bersamaan dengan kelompok usaha lain.

"Kita akan melihat proposal-proposal yang dilakukan kepada kami dapat diakomodir. Tapi, titik awalnya sudah kami berikan repeater Rp 8,3 miliar," imbuh Kemas.

Direktur Utama CV ASS, Herman Halim, mengungkapkan, bisnis ikan kerapu memang membutuhkan persiapan modal yang besar, karena mahalnya biaya operasional. Misalnya, untuk membeli kapal dan biaya ekspor.

"Bantuan modal yang besar ini, saya harapkan nelayan secara kontinyu melakukan budidaya ikan kerapu, dan mampu memperbesar jumlah produksinya," kata Herman.

Ikan kerapu hasil budidaya CV ASS sudah langganan ekspor ke luar negeri, yakni Hongkong dan China dengan rata-rata penghasilan dari setiap panen mencapai Rp 3 miliar. Jenis ikan yang diekspor antara lain Kerapu Cantik, Kerapu Cantrang, Kerapu Bebek, dan Kerapu Sunu.

Sampai saat ini LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 60,92 miliar kepada pelaku KUMKM di wilayah Sumatera Barat, dari total penyaluran dana bergulir sebesar Rp 8,3 triliun di seluruh Indonesia. (Syarif)

 

Last modified on Thursday, 27 July 2017 06:29
Read 34 times
Rate this item
(0 votes)

K2 Tags

K2 Calendar

« August 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      

Sering Dibaca

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction