Food & Living

Published in Food & Living

Toko Nusantara Harumkan Nama Bangsa Lewat Kuliner

Mar 13, 2018 Hit: 191 Written by  Syarif
Owner Toko Nusantara, Didin Fachrudin, memenerima Het Leukste Restaurant Award 2018
Owner Toko Nusantara, Didin Fachrudin, memenerima Het Leukste Restaurant Award 2018

Den Haag,visioneernews-Tak pernah terpikir dalam benak Didin Fachrudin (43) bahwa warung makan miliknya “Toko Nusantara” berhasil mendapat penghargaan paling bergengsi di Belanda. Padahal warungnya itu baru berusia satu setengah tahun.

“Saya mendapat pemberitahuan via email bahwa Toko Nusantara masuk dalam nominasi warung atau rumah makan paling menyenangkan se-Belanda (Het Leukste Restaurant 2018)," kata Didin.

Didin terharu sekaligus bangga karena Toko Nusantara satu-satunya resto indonesia yang masuk dalam nominasi di Kota Den Haag. Apalagi keluar sebagai pemenang hasil pemilihan para pelanggan se-Belanda. "Saya membuat nama Indonesia harum di Belanda melalui kuliner,” kata Didin bangga.

Het Leukste Restaurant Award adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada pengusaha restaurant se-Belanda. Yang memberikan penilaian adalah para pelanggan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan panitia. Diawali dengan pemilihan restaurant di tingkat kota. Rastaurant yang mendapatkan suara terbanyak otomatis masuk dalam pemilihan tingkat nasional. Jadi, dari ratusan rastaurant atau warung makan hanya dua award yang diberikan.

Di Belanda, warung makan sering disebut juga toko. Biasanya toko ini tidak hanya menjual makanan panas tapi juga beberapa jajanan plus aneka bumbu instant yang diimpor dari Asia. Seperti produk dari Indonesia, China, Thailand, atau  vietnam.

Nah dari ratusan restaurant atau toko inilah pelanggan harus memilih tempat makan yang paling menyenangkan. Salah satu kriterianya adalah servis, rasa makanan, dan harga yang kompetitif.

Pria ramah dengan 5 anak ini awalnya merantau dan bekerja sebagai perawat Belanda. Namun seiring dengan perjalanan waktu, ia ingin mencoba tantangan baru di negeri rantau. Didin lalu berunding dengan Risah (45) yang pandai memasak.

“Selama ini kami memang sering menerima pesanan katering, sebagai tambahan penghasilan. Lalu kenapa ngga sekalian aja buka warung. Jadilah kita dengan modal minim disertai ridha Allah membuka Tono Nusantara ini. Alhamdullilah banyak yang cocok,” kata Didin.

Servis, rasa makanan, dan harga kompetitif menjadikan Toko Nusantara ramai dikunjungi konsumen

Selain memiliki passion dengan kuliner, Didin dan istrinya juga senang menjalin hubungan dengan orang lain. Bukan hanya warga Indonesia yang tinggal di Belanda, tetapi juga dengan orang keturunan Indonesia, bahkan dengan warga Belanda.

“Makanya, kami juga menyediakan ragam masakan yang berbeda. Misalnya, jika orang Indonesia suka menu bakso, bubur ayam, dan aneka masakan ayam. Saya lalu buat menunya yang agak kekinian. Misalnya bakso beranak, bakso granat atau ayam geprek,” imbuh Didin.

Andalan lainnya adalah bubur ayam dan pecel lele. Semua harga itu di bandrol 8.75 euro- 10.50 euro ( Rp150 -Rp170 ribu).  Untuk ukuran di Belanda harga itu relatif murah.

Sementara menu untuk warga Belanda atau keturunan Belanda, mereka lebih memilih rijstafel atau nasi rames. Untuk paket duaorang, Didin memasang harga 33 euro atau Rp551 ribu. Dalam paket itu terdiri atas dua jenis masakan ayam, dua jenis masakan daging, dua jenis sayuran, tempé/tahu, dua tusuk sate, serundeng, acar, dan nasi atau bakmi goreng.

Selain menjual selera masakan tradisional, pelayanan dan servis yang memuaskan juga menjadi salah satu daya tarik Toko Nusantara. Disamping tentu saja banyak dijajakan aneka kue jajanan pasar yang tidak hanya digemari warga Indonesia, tetapi juga warga Belanda. Seperti Risoles, lemper, pastel dan aneka kerupuk.

“Untuk warga Indonesia yang rindu dengan makanan khas seperti abon, dendeng presto, cemilan tradisonal, serta aneka sambal bisa pesan di sini,” bilang Didin .

Menurut Didin, pelanggan warga belanda dan Indonesia sama banyaknya. Dan dia berharap semakin banyak warga Indonesia berprestasi di luar negeri, maka nama bangsa kita semakin semerbak bukan saja di Belanda tapi juga di Eropa. (Maya)

e-max.it: your social media marketing partner
Last modified on Tuesday, 13 March 2018 03:46
Read 191 times
Rate this item
(0 votes)

K2 Tags

K2 Calendar

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            

Sering Dibaca

Google Ads

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction