Rate this item
(0 votes)

Den Haag,visioneernews-Pelayanan keimigrasian di KBRI Den Haag, kini semakin cepat. Sebelumnya, warga negara Indonesia yang ingin memperpanjang paspor atau membuat paspor baru bagi anaknya, dibutuhkan waktu 1 sampai 7 hari. Tapi sejak diterapkan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) di KBRI Den Haag, penerbitan paspor baru hanya memakan waktu 3 hari kerja.

“Hal ini berlaku jika tidak ada perubahan data ataupun tidak membutuhkan verifikasi terkait perubahan tersebut. Kalaupun ada perubahan, dibutuhkan waktu tambahan 2 hari kerja” kata Atase Imigrasi, Johanes Fanny Satria Cahya Aprianto melalui release yang dikirim ke redaksi visioneernews.com.

Begitu juga dengan proses pengajuan visa. Bagi WNA (Belanda) yang ingin berkunjung ke Indonesia, pemberian visa di KBRI Den Haag saat ini juga bisa menjadi lebih cepat, yaitu 3 hari kerja.

Johanes Fanny mengatakan, proses pengajuan visa bisa selesai dalam waktu 3 hari kerja. Namun, jika dalam proses pengajuan visa dibutuhkan verifikasi, tentu membutuhkan tambahan maksimal 2 hari kerja. Jadi totalnya memang 5 hari kerja. Misalnya, permohonan visa yang memerlukan penjamin/ sponsor ataupun penelitian lebih lanjut. Seperti pengajuan visa dalam rangka jurnalistik.

“Sebenarnya, perubahan sistem pelayanan keimigrasian memang menjadi lebih cepat, sudah berlangsung sejak Oktober 2017. Karena kami sudah menerapkan simkim di KBRI Den Haag,” lanjut Fanny.

Fanny menambahkan, untuk kasus dan hal-hal yang sifatnya mendesak atau emergency pihak imigrasi siap memberikan fasilitas dengan menerbitkan paspor dalam bentuk SPLP Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). “Ini juga berlaku untuk visa yang bisa selesai dam jangka waktu 1 hari saja,” kata Fanny.

Dengan begitu, Johanes Fanny berharap, bisa memberikan pelayanan maksimal bagi warga Indonesia yang tinggal di luar negeri. Sekaligus menunjukkan peningkatan pelayanan bagi warga asing yang akan mengajukan visa. (Maya)

Rate this item
(0 votes)

Jakarta,visioneernews-Setelah aksi kekerasan yang menyasar pesantren, ulama, dan ustadz, kini terjadi lagi aksi kekerasan di Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman,Yogyakarta, Minggu pagi (11/2/2018).

Dalam aksi kekerasan itu, selain melukai beberapa jamaah, penyerang juga melukai Pastor Karl-Edmund Prier SJ yang sedang memimpin misa.Rentetan peristiwa yang menyerang para pemuka agama ini harus dipandang dari perspektif yang lebih luas dengan tidak menyederhanakannya sebagai peristiwa kriminal biasa agar umat beragama terus waspada menyikapi fenomena tidak biasa ini.

“Kami (Komite III DPD RI) mengutuk keras penyerangan terhadap para pemuka agama. Setelah ulama kini pastor, susah untuk tidak curiga kalau kita sedang diadu domba. Letupan-letupan peristiwa ini jika diabaikan akan menjadi bom waktu yang bisa disulut kapan saja. Negara harus selangkah di depan mengantisipasi kejadian-kejadian seperti ini,” tegas Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (12/2/2018) melalui release yang diterima redaksi visioneernews.com.

Fahira mengungkapkan, aksi-aksi penyerangan yang menyasar para pemuka agama selain sangat efektif membangkitkan amarah antarumat beragama, menumbuhkan rasa saling curiga dan saling tuduh menuduh, juga efektif dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melakukan pembenaran atas klaim-klaim mereka yang menyatakan bahwa Indonesia sedang dilanda ‘wabah intoleransi’ di mana-mana. Motif dari berbagai penyerangan terhadap pemuka agama ini hanya satu yaitu merusak kedamaian kita sehingga tidak perlu dibelokkan ke isu-isu lain.

“Saat pemuka agama tertentu dianiaya mereka tidak berkomentar dan menganggap perisitwa biasa. Tetapi saat pemuka agama lain mengalami hal yang serupa, isunya mereka belokkan menjadi soal intolerensi dan politik identitas. Kita harus waspada terhadap oknum-oknum yang suka standar ganda seperti ini. Sadar atau tidak sadar, opini mereka ini malah memperkeruh suasana.,” tukas Senator Jakarta ini.

Menurut Fahira, terlepas dari ada tidaknya ‘benang merah’ terhadap penyerangan para pemuka agama belakangan ini, tokoh-tokoh agama diharapkan dapat menjaga umatnya masing-masing dan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menyejukkan. Karena kalau umat saling bersitegang, saling curiga, saling tuduh dan saling memojokkan, artinya kita tidak sadar sudah menjadi pion-pion oknum-oknum yang memang ingin memanfaatkan berbagai kejadian ini untuk maksud-maksud tertentu.

 “Ada atau tidak yang menggerakkan peristiwa ini atau apapun motifnya kita harus menahan diri. Sekarang kita hanya tinggal berharap negara dalam hal kepolisian lebih serius memandang kasus penganiayaan para pemuka agama ini. Pengusutan kasus-kasus seperti harus tuntas, karena kalau tidak akan menjadi bara panas dalam kehidupan umat beragama dan ini berbahaya, terlebih menjelang pilkada serentak dan Pemilu 2019,” pungkas Fahira. (Syarif)

Jakarta,visioneernews-Menyambut perayaan Valentine dan Tahun Baru Imlek, Amos Cozy Hotel & Convention Hall Jakarta memberikan kejutan bagi para customer. Amos Cozy mempersembahkan paket spesial yang berlangsung dari 14-18 Februari 2018.

Friday, 26 January 2018 09:12

Rachmawati Lantik Ashraf Ali sebagai Ketua Umum IKA UBK

Written by
Rate this item
(0 votes)

Jakarta, visioneernews- Pengurus Yayasan Pendidikan Soekarno, DR. (HC) Hj. Rahmawati Soekarno Putri, SH, akan  melantik 120 pengurus Ikatan Alumni Universitas Bung Karno (IKA UBK) Sabtu, 27 Januari 2018, di Aula kampus Kimia, Jakarta Pusat. Pelantikan ini sesuai dengan SK rektor UBK No: 075/ KEP/REK-UBK/XII/2017.

Wednesday, 17 January 2018 06:09

Ajib Hamdani: Jangan Ingin Menjadi Pengusaha Sendiri

Written by

BERKARIER sebagai pegawai negeri sipil (PNS) apalagi di institusi Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, adalah impian banyak orang. Posisi ini terbilang lebih aman dibandingkan bergelut di sektor usaha swasta yang penuh risiko tinggi.

Rate this item
(0 votes)

PELAKSANAAN otonomi daerah (Otda) yang digulirkan sejak 1999 dan ditandai dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah disamping terwujud desentralisasi juga mendorong adanya pembangunan demokratisasi. Desentralisasi hasilnya otonomi daerah, sedangkan demokratisasi salah satu outputnya melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak.

Rate this item
(1 Vote)

Jakarta, visioneernews-Koordinator Laporan Bela Islam (Korlabi) melaporkan Pakar Ilmu Komunikasi sekaligus dosen Universitas Indonesia, Ade Armando ke Bareskrim Polri di Gambir atas dugaan ujaran kebencian di media sosial yang ditujukan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, Jumat (5/1/2018).

Pangkalpinang,visioneernews-Idang Rasidi, Mus Mujiono, dan Fariz RM akan unjuk kepiawaiannya memainkan musik jazz di acara Jazz on The Bridge yang dihelat di bawah Jembatan Batu Rusa II Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu (30/12/2017) malam ini.

R. SOPHIA ALIZSA sangat mengagumi sosok pejuang wanita nasional RA Kartini. Menurutnya, perjuangan R.A Kartini sangat luar biasa. “Karena kondisinya ketika itu kaum perempuan masih dilihat sebelah mata. Ibaratnya, posisi kaum perempuan di era Kartini masih di belakang kaum pria atau hanya sebagai konco wingking,” kata R. Sophia Alizsa, Direktur Operasional dan Jaringan Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) kepada Syarifudin Bachwani dari Majalah Visioneer di ruang kerjanya.

Wednesday, 13 December 2017 07:59

Warga Eropa Kagum Grup Musik Perkusi Svara Samsara Indonesia

Written by

Deventer,visioneernews-Penampilan keempat seniman perkusi asal Indonesia yang tergabung dalam grup Svara Samsara membuat masyarakat penonton terkejut. Semula penonton mengira akan disuguhkan musik tradisonal Indonesia yang mengalun lembut. Di luar dugaan mereka tampil dinamis, modern namun sentuhan tradisionalnya tetap terasa.

Page 1 of 12

K2 Tags

K2 Calendar

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28        

Sering Dibaca

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction