Items filtered by date: Friday, 06 April 2018

Bogor,visioneernews-Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Mayjen TNI Dr. Yoedhi Swastanto, M.B.A mengadakan gathering dengan insan pers di Gedung Auditorium Kampus Unhan, Kawasan IPSC Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (5/4/2018).

Mengangkat tema “Melalui Semangat Bela Negara Kita Tingkatkan Tali Silaturahmi dan Sinergitas Unhan-Media Massa”, kegiatan silaturahmi ini berjalan penuh dengan keakraban antara wartawan dan jajaran staf Unhan.

Rektor Unhan, Mayjen Yoedhi mengharapkan media massa dapat turut membantu dalam memajukan dan mengembangkan Unhan untuk masayarakat baik nasional, regional, dan internasional, sehingga nantinya Unhan menjadi World Class University tahun 2024.

"Saya mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media massa dalam pertemuan ini, yang bertujuan adalah untuk lebih mempererat hubungan antara Unhan dengan wartawan," kata Yoedhi.

Yoedhi yang baru dilantik sebagai Rektor Unhan awal Februari 2018, mengatakan masih banyak yang belum mengenal Unhan. Maka, dalam kesempatan tersebut ia berharap melalui media massa masyarakat dapat mengetahui tentang Unhan, dimana wartawan adalah perangkat untuk mensosialisasikannya.

"Yang tak kalah pentingnya melalui pertemuan ini juga kami ingin masukan dari rekan-rekan wartawan apa yang harus kami lakukan agar lebih mengenalkan Unhan. Karena terus terang masih banyak yang belum mengenal apa itu Unhan," ungkap Yoedhi.

Unhan pada saat ini telah mendapat akreditasi 'A' dari Badan Akreditasi Nasional yaitu Badan yang memberikan status akreditasi perguruan tinggi di Indonesia. Unhan memiliki empat fakultas pendidikan dan memiliki 16 program studi. Empat fakultas itu, yakni Fakultas Strategi Pertahanan, Fakultas Manajemen Pertahanan, Fakultas Keamanan Nasional, dan Fakultas Teknologi Pertahanan. Semuanya merupakan program beasiswa dari pemerintah.

"Dalam kurun waktu yang singkat Unhan telah mendapatkan kepercayaan dan ini merupakan prestasi yang baik sekali. Namun hal itu juga menjadikan kami tantangan untuk bisa mempertahankannya pada saat re-akreditasi di tahun 2021 mendatang," tuturnya.

Universitas yang didirikan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini awalnya memang hanya ditujukan untuk anggota TNI dan Polri, namun ternyata juga menarik minat masyarakat sipil.

”Unhan ini memang dibentuk untuk anggota TNI dan Polri, namun seiring berjalannya waktu,  mahasiswa kami kini malah 60 persen diisi oleh mahasiswa masyarakat sipil non aparatur negara, bukan anggota TNI ataupun Polisi. Dan sejak tahun 2009 hingga saat ini kami sudah wisudakan sekitar 1300 orang mahasiswa,” bilang Yoedhi. (Adang Sumarna)

e-max.it: your social media marketing partner
Published in NASIONAL

Jakarta,visioneernews-Pengurus Pusat dan Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Mereka. Mereka mengeluhkan tidak dilibatkan dalam proye-proyek besar pembangunan nasional di daerah.

Pemerintah terus mendorong para pelaku usaha, khususnya entrepreneur muda, untuk terus tumbuh dan berkembang. Indonesia sebagaimana disebut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), masih membutuhkan banyak entrepreneur untuk memajukan perekonomian nasional.

"Negara kita ini membutuhkan entrepreneur yang harusnya tiap tahun meningkat. Hampir di semua negara maju memang standarnya memiliki 14 persen. Kita sekarang ini angkanya masih 3,01 persen," kata Presiden Jokowi usai menerima Pengurus Pusat dan Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Karena itu, Jokowi mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan HIPMI dengan mengajak sejumlah pihak untuk turut terjun ke dalam dunia usaha. Hal itu dilakukan dengan melakukan kunjungan ke lokasi seperti sekolah, kampus, bahkan pesantren.

"Ada HIPMI Goes to School, HIPMI Goes to Pesantren. Saya kira ini nanti akan memengaruhi anak-anak muda untuk menyukai bidang kewirausahaan," tuturnya.

Pertemuan dengan Presiden itu juga dimanfaatkan HIPMI untuk menyampaikan kendala-kendala yang mereka hadapi di lapangan, utamanya di daerah-daerah.

Rombongan HIPMI yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI menginginkan partisipasi yang lebih banyak dalam pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah.

"Tadi adik-adik saya ini menyampaikan keluhan-keluhan yang ada di daerah. Artinya, ada proyek-proyek besar di daerah, tetapi pengusaha lokal tidak dilibatkan. Ini yang mau saya luruskan dengan kementerian, baik BUMN, PU, dan Perhubungan agar memperbesar peredaran uang yang ada di daerah, sehingga pembangunan betul-betul bermanfaat bagi semuanya," kata Jokowi.

Jokowi akan mencari tahu penyebab pengusaha-pengusaha di daerah kurang dilibatkan dalam pembangunan. Namun, Jokowi menyangsingkan apabila kendala tersebut terjadi karena kurangnya kemampuan para pengusaha muda itu.

"Tapi saya melihat kalau dari yang tadi disampaikan oleh HIPMI, saya kira mereka memiliki kemampuan. Nanti saya lihat secara detail dengan menteri-menteri," imbuhnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto. (Syarif)

 

 

e-max.it: your social media marketing partner
Published in BISNIS

K2 Tags

K2 Calendar

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            

Sering Dibaca

Google Ads

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction