Korporat

Published in Korporat

Saham PT Totalindo Eka Persada Tbk akan Sepi Pembeli

Jun 15, 2017 Hit: 231 Written by  Syarif
ilustrasi bursa saham
ilustrasi bursa saham Foto Istimewa

Jakarta,visioneernews-Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel menilai saham perusahaan kontraktor infrastruktur yang sudah listing di bursa saham sepertinya akan sulit meningkat dan mendapatkan gain di 6 bulan ke depan. Hal ini diakibatkan oleh pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran untuk sektor infrastruktur yang lumayan besar.

 

Fahmi juga menanggapi terkait penawaran umum pedana (IPO/Initial Public Offering) saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) dilakukan oleh PT Bahana Sekuritas (DX), PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ), dan PT Indo Premier Sekuritas (PD) selaku penjamin pelaksana emisi efek.

"TOPS merupakan perusahaan kontraktor yang baru akan melantai di bursa saham sepertinya kurang menarik investor untuk membelinya," kata Fahmi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (15/6/2017).

Apalagi, lanjut Fahmi, TOPS banyak mengerjakan proyek bangunan dan gedung swasta seperti apartemen, hotel, dan lain-lain, yang bergantung pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana oleh pemerintah.

Dia mengungkapkan bahwa TOPS beberapa kali dalam mengerjakan proyek pembangunan proyek milik swasta, mengalami kesalahan fatal dan konstruksinya sampai ambruk dan menyebabkan kematian serta luka berat para pekerjanya.

Misalnya, pembangunan apartemen Podomoro City Deli Medan di Jalan Putri Hijau Medan, dan pengembangnya PT Podomoro Land kemudian menekankan kontraktor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dilakukan oleh TOPS. "Tentu ini sebuah contoh yang bisa membuat TOPS merugi," pungkas Fahmi.

Menurutnya, dalam prospektur rencana penggunaan dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan dugunakan seluruhnya, pertama, sekitar 35 persen atau Rp 174.463.765.543 untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan fasilitas-fasilitas pinjaman/pembiayaan yang diperoleh dari kreditur-kreditur. Rinciannya, sebesar Rp 125.953.313.564 untuk membayar sebagian pinjaman Bank Tabungan Negara, Rp 31.343.251.819 untuk membayar sebagian pembiayaan musyawarah Bank Panin Dubai Syariah Tbk, dan Rp 9.081.863.068 untuk membayar sebagian pembiayaan Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Kedua, sekitar 60 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan guna mendukung operasi perseroan yang terkait beban pokok penjualan, beban umum dan administrasi, serta bebas bunga pinjaman.

Ketiga, sisanya 5 persen untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan di bidang kontruksi melalui pembelian mesin, alat berat atau peralatan kontruksi antara lain berupa aluma system, tower crane, passenger hoist, dan concrete pump.

Bahkan, masih menurut Fahmi, penjualan saham TOPS lebih besar digunakan untuk membayar utang pada kreditur. Ini artinya sangat sulit nantinya pemegang saham TOPS untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan nilai saham perdana, apalagi akan bisa mendapatkan deviden nantinya.

"Jadi menurut Indonesia Development Monitoring, para investor di pasar saham harus lebih hati-hati dalam membeli saham perdana TOPS, di mana jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini sebanyak 1.666.000.000 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 100, dan harga penawaran Rp 310 per saham," paparnya. (Rief)

 

 

 

 

 

 

Last modified on Thursday, 15 June 2017 10:42
Read 231 times
Rate this item
(0 votes)

K2 Tags

K2 Calendar

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Sering Dibaca

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction