HUKUM

Hendro Saryanto SH, kuasa hukum Abu Tours

Jakarta,visoneernews-Kuasa Hukum PT Amanah Bersama Ummat “Abu Tours” menyanggah pemberitaan tentang kaburnya Nursyariah Mansyur ke Singapura.

Hendro Saryanto SH, selaku kuasa hukum Abu Tours mengatakan bahwa Nursyariah Mansyur belum pernah dilakukan panggilan secara resmi oleh Ditreskrimsus Polda Sulsel terkait tentang mangkirnya dari panggilan.

“Ria atau Nursyariah Mansyur memang benar keberadaanya di Singapura, namun untuk mengurus anaknya yang ada di Singapura,” ujar Hendro kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Hendro mengklarifikasi berita yang tersebar di media massa terkait mangkirnya isteri pimpinan Abu Tours dari  panggilan penyidik Ditreskriksus Polda Sulsel dan dikabarkan kabur ke luar negeri. “Berita itu dipastikan tidak benar,” tegas Hendro mengklarisifikasi pemberitaan di media massa.

“Klien kami selalu kooperatif dan tidak pernah mangkir dari panggilan kepolisian daerah manapun, termasuk panggilan dari Ditreskrimsus Polda Sulsel,” imbuhnya.

Kuasa hukum menjamin bahwa Ria tidak akan kabur sebagai saksi dalam kasus pencucian uang dan penggelapan dana jamaah umrah PT Abu Tours dengan tersangka suaminya sendiri, Hamzah Mamba.

Sesuai surat panggilan pada hari Rabu, tanggal 18 April 2018 No. S.Pgl/331/IV/2018/Ditreskrimsus Polda Sulsel terhadap Nursyariah Mansyur baru dilakukan panggilan resmi oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel sebagai saksi.

Hamzah Mamba (36) menjadi tersangka karena gagal memberangkatkan sekitar 86 ribu jemaah dengan total kerugian sekitar Rp1,8 triliun. (Nurhuda/Editor: Syarif)

e-max.it: your social media marketing partner
Read 74 times
Rate this item
(0 votes)
Belasan orang yang terbagung dalam Tim Korcam Korban Pilperades Kabupaten Demak mendatangi Gedung KPK di Jakarta, Jumat (16/3/2018)

Jakarta,vsioneernews-Belasan orang yang terbagung dalam Tim Koordinator Kecamatan (Korcam) Korban Pemilihan Perangkat Desa (Pilperades) Kabupaten Demak mendatangi Gedung KPK di Jakarta, Jumat pagi, 16 Maret 2018, sekitar pukul 09.15 WIB. Mereka melaporkan dan menyerahkan bukti-bukti dugaan kecurangan pelaksanaan Pilperades ke KPK.

e-max.it: your social media marketing partner
Read 364 times
Rate this item
(0 votes)
Ketua BANI, Erry Firmasyah dan Presiden IJBC, Mayra Andrea menandatangani MoU untuk penyelesaian masalah perjanjian bisnis melalui jalur arbitrase

Jakarta,visioneernews–Ketua Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), Erry Firmasyah dan Presiden Indonesia-Jordan Business Council (IJBC), Mayra Andrea menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk penyelesaian masalah perjanjian bisnis melalui jalur arbitrase, di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Presiden IJBC Mayra Andrea mengatakan, tujuan dari kerja sama tersebut ialah ingin mempertegas payung hukum agar bisa mencegah terulangnya permasalahan-permasalahan sengketa atas kontrak-kontrak atau perjanjian bisnis yang memiliki permasalahan di kemudian hari baik pengusaha Indonesia maupun Jordania.

“Kerja sama IJBC dengan BANI diharapkan dapat memberikan proteksi atau perlindungan hukum bagi anggota-anggota IJBC untuk mendapatkan solusi untuk suatu permasalahan. Kami sepakat bekerjasama dengan BANI untuk memberikan solusi bagi pelaku usaha Indonesia dan Jordania, ” papar Mayra.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas BANI, Anita Kolopaking, yang ikut menyaksikan penandatanganan MoU mengatakan, arbitrase dapat dijadikan jalan penengah dalam penyelesaian sebuah sengketa. Maka, pengusaha tidak harus mendatangi pengadilan yang biasanya memakan waktu lama dan confidential.

“Selain prosesnya yang cepat, penyelesaian sengketa di badan arbitrase murah dan kerahasiaannya terjamin,” jelas Anita.

Menurut Anita, saat ini masyarakat bisnis telah banyak menggunakan BANI sebagai lembaga penyelesaian sengketa bisnis di luar peradilan umum. Bagi pelaku usaha, apalagi pelaku usaha lintas negara, mereka perlu kejelasan kepastian hukum. Perusahaan pun telah menyadari pentingnya menjaga kerahasiaan dalam menyelesaikan sengketa bisnis.

Ia mengatakan, waktu yang singkat dan pengadilan yang tertutup dicari dan menjadi pertimbangan para pelaku usaha. Meski dalam arbitrase penyelesaian konflik berdasarkan suatu kesepakatan atau perjanjian, status hukum putusan arbitrase setara dengan pengadilan.

“Mengikat dan final, beda dengan pengadilan yang bisa naik banding,” pungkas Anita.

Ke depan, BANI dan IJBC akan melakukan sosialisasi kepada anggota IJBC yang saat ini anggotanya berjumlah sekitar 3.100 yang terdiri dari pengusaha menengah ataupun perusahaan BUMN yang tergabung di council, berupa shortcourse maupun workshop baik di Indonesia maupun Jordan. (Adang Sumarna)

 

e-max.it: your social media marketing partner
Read 167 times
Rate this item
(0 votes)
Kuasa hukum Korlabi Wisnu Rakadita dan Arvid Saktyo bersama Ketua Korlabi Damai Hari Lubis serta Wakil Ketua Korlabi Habib Novel saat melaporkan Ade Armando ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian

Jakarta, visioneernews-Koordinator Laporan Bela Islam (Korlabi) melaporkan Pakar Ilmu Komunikasi sekaligus dosen Universitas Indonesia, Ade Armando ke Bareskrim Polri di Gambir atas dugaan ujaran kebencian di media sosial yang ditujukan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, Jumat (5/1/2018).

e-max.it: your social media marketing partner
Read 325 times
Rate this item
(1 Vote)
  •  Start 
  •  1 
  •  End 

K2 Tags

K2 Calendar

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            

Sering Dibaca

Google Ads

Galeri Video

PILKADA

101 Daerah yang Gelar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ...
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Green red Oranges blue crimson

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color
Background Image

Spotlight4

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction