Home ยป Dari 112.523 Napi Muslim Terima Remisi, 517 Orang Bebas saat Lebaran
HUKUM

Dari 112.523 Napi Muslim Terima Remisi, 517 Orang Bebas saat Lebaran

Jakarta,visioneernews-Sebanyak 112.523 narapidana beragama Islam mendapat pengurangan masa pidana melalui Remisi Hari Idulfitri.

“Sebanyak 517 narapidana di antaranya, akan langsung bebas karena remisi khusus Idulfitri pada tanggal 5 Juni,” kata Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Selasa (4/5/2019)

Pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3614) dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3846), perubahan pertama : Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2006, perubahan kedua : Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, serta Keputusan Presiden No. 174 /1999 tentang Remisi.

Utami menyampaikan bahwa negara menjamin hak narapidana untuk mendapat remisi. “Ini adalah reward bagi narapidana yang telah patuh pada aturan dan berkelakuan baik. Remisi khusus dalam rangka Idulfitri adalah hak narapidana dan anak beragama Islam yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, di antaranya berkelakuan baik dan minimal telah menjalankan masa pembinaan selama 6 bulan,” papar Utami

Ia menyampaikan bahwa melalui layanan Pemasyarakatan berbasis teknologi Informasi, pemberian remisi menjadi lebih cepat dan akurat, tidak berbeli-belit dan tidak sulit, merubah hari menjadi menit. Sehingga mencegah penyalahgunaan wewenang, mempermudah pemantauan, meningkatkan transparansi dan kepastian hukum, seperti semangat layanan kita Pemasyarakatan PASTI.

Junaedi, Direktur Bina Narapidana dan Latihan Kerja Produksi juga menyampaikan bahwa pemberian remisi khusus Idul Fitri tahun 2019 ini diharapkan memotivasi narapidana untuk selalu berkelakuan baik dan mematuhi aturan yang ditetapkan di Lapas atau Rutan.

“Remisi diharapkan mampu mendorong sikap optimisme narapidana menjalani pidananya agar menyadari kesalahannya, tidak mengulangi lagi perbuatan melanggar hukum untuk kembali hidup di tengah masyarakat sebagai manusia mandiri yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat,” tutur Junaedi.

Pada Idulfitri tahun ini, tiga wilayah dengan jumlah penerima remisi terbesar adalah Jawa Barat sebanyak 13.245 narapidana, disusul oleh Jawa Timur sebanyak 12.614 narapidana, dan Sumatera Utara dengan penerima remisi 12.595 narapidana. Sedangkan penghematan anggaran dari remisi Idulfitri 2019 adalah Rp 54.909.660.000. (Ian)

Berita Lainnya

Setelah Menahan Soenarko dan Kivlan Zein, IPW Desak Polri Segera Menahan Sofyan Jacob

visioneernews

Oknum Petugas Selundupkan 25 Gram Sabu ke Rutan Cipinang Digiring ke Polres Jaktim

visioneernews

Kuasa Hukum Tepis Isteri Pimpinan Abu Tours Kabur ke Singapura

visioneernews

Andy Kodrat: Upaya Politik Destruktif PSI Melalui Video Viral Tanpa Dasar

visioneernews

Awas Ada KPK Gadungan, Begini Modus Penipuannya

visioneernews

Kuasa Hukum Geo Dipa Anggap Bumigas Hambat Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik 35.000 MW

visioneernews