Home » Dua Tujuan Nasional Bangsa jadi Muara Debat Ketiga
POLITIK

Dua Tujuan Nasional Bangsa jadi Muara Debat Ketiga

Jakarta,visioneernews-Dua dari empat tujuan nasional bangsa Indonesia yang dicita-citakan para pendiri bangsa dan tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD), yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi muara Debat Pilpres 2019 putaran ketiga.

Karena itu, anggota DPD RI, Fahira Idris meminta  rakyat jeli dan cermat melihat kandidat mana yang mampu memanifestasikan kedua poin tujuan nasional tersebut sebagai landasan di setiap argumennya terkait pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Fahira mengungkapkan, parameter utama terwujudnya kesejahteraan rakyat di berbagai bidang dan menggeliatnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai tanda kecerdasan bangsa sedang berjalan, dapat dilihat dari sejauh mana negara mampu memajukan pendidikan, menciptakan pelayanan kesehatan prima, membuka lapangan pekerjaan, dan melahirkan keakraban antarwarga negara.

“Muara dari debat ketiga nanti adalah memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini karena, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu artinya kebutuhan dasar rakyat terutama pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja mampu dipenuhi dengan baik oleh negara. Selain itu, negara harus mampu menjadikan kehidupan sosial dan budaya yang beranekaragam sebagai perekat keakraban antarwarga negara,” ujar Fahira Idris di sela-sela Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, di Jakarta Timur (9/3/2019).

Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris

Menurut Fahira, jika alur perdebatan ketiga yang akan berlangsung pada 17 Maret 2019 nanti mampu menjadikan dua tujuan nasional bangsa Indonesia ini sebagai landasan argumentasi, gagasan, dan program kerja, dipastikan rakyat akan mendapat suguhan adu gagasan yang berkualitas.

Debat ketiga ini, sambung Fahira, adalah kesempatan bagi rakyat untuk melihat sejauh mana para kandidat mempunyai gagasan besar dan rasional untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdasakan kehidupan bangsa. Kandidat yang mampu menjadikan cita-cita para pendiri bangsa sebagai dasar visi misi dan membangun program kerjanya, berarti mampu menangkap spirit tujuan dari didirikannya republik ini dan berhasil menangkap harapan besar dari rakyat bahwa tujuan nasional bangsa ini belum sepenuhnya terwujud.

“Debat itu kan bukan sekedar adu gagasan. Namun, forum untuk menguji apakah gagasan tersebut valid dan rasional. Kandidat yang mampu menyakinkan rakyat bahwa apa yang ditawarkannya valid dan rasional untuk diimplementasikan, maka dialah yang dianggap rakyat mampu mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa ini,” pungkas Senator Jakarta ini. (Rif)

Berita Lainnya

Tidak Kondusif, Fahira Minta KPU di Debat Ketiga Steril “Tim Hore”

visioneernews

Hasil Sementara Situng KPU Data 16,25 Persen: Jokowi-Ma’ruf 54,94 Persen, Prabowo-Sandi 45,25 Persen

visioneernews

Dengar Bamsoet Ingin Maju Caketum Golkar, Ini Wejangan Akbar Tandjung

visioneernews

Mohammad Nuruzzaman Ungkap Alasan Mundur dari Gerindra

visioneernews

Diusulkan Jadi Menteri, Ketua Lembaga Adat Beberkan Kerja Inovatif Albiner Sitompul

visioneernews

Diduga Posting Video Mendiskreditkan Soeharto, Citos Indonesia Somasi PSI

visioneernews