Home » Fernando Sitorus: Moeldoko Jangan Jual Nama Relawan untuk Naikkan Anggaran KSP
POLITIK

Fernando Sitorus: Moeldoko Jangan Jual Nama Relawan untuk Naikkan Anggaran KSP

Jakarta,visioneernews-Pengamat politik Fernando Sitorus menyayangkan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang meminta dinaikkan anggaran KSP dengan “menjual” nama relawan Jokowi-Amin.

“Lucunya mantan jenderal ini jual-jual nama relawan untuk meminta naikkan anggaran (KSP),” kata Fernando Sitorus pada Kamis (7/11/2019).

Pria yang familiar disapa Fernando Emas ini mengungkapkan bahwa ia melihat selama ini dukungan yang diberikan para relawan kepada Jokowi-Amin dengan ikhlas, tanpa pamrih.

“Saya kira para relawan siap jika dilibatkan dalam memajukan Indonesia oleh Presiden Jokowi,” ujar Fernando Emas.

“Mereka bekerja ikhlas. Tapi yang saya dengar juga dari beberapa kawan relawan, dia (Moeldoko) apakah selama ini pernah peduli nasib relawan. Saya menduga Moeldoko punya karakter politikus opurtunis, ya kita tahulah jejak digitalnya sebelum bergabung dengan Presiden Jokowi, mungkin masih ingat bagaimana jam tangannya dibanting dan dihancurkan ketika wartawan menanyakan harganya yang mewah,” ungkap Fernando Emas yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi di DKI Jakarta.

Pernyataan Moeldoko meminta dinaikkan anggaran KSP dari Rp 82 miliar menjadi Rp 250 miliar terungkap dalam wawancara khusus dengan Kompas.com, di kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Dalam wawancara itu Moeldoko mengatakan akan ada penambahan personil sekitar sepuluh hingga 15.orang bagi parpol dan relawan yang belum dapat jatah.

Dengan penambahan personel itu, Moeldoko pun berharap anggaran KSP bisa ditambah. Ia menilai anggaran KSP Rp 82 miliar sangat minim untuk tugas KSP yang harus menangani isu lintas sektor.

“Saya hitung-hitung kemarin sekitar Rp 150 miliar sudah cukup baik. Enggak banyak juga,” kata Moeldoko.

“Dengan memakai bahasa jatah dan berakibat anggaran KSP harus naik, cara Moeldoko ini bisa mencinderai keikhlasan yang dilakukan oleh relawan dan jelas melukai hati Pak Jokowi,” tukas Fernando Emas yang juga Direktur Rumah Politik Indonesia. (VN)

Berita Lainnya

Hari Pencoblosan, DPD RI Minta Penyelenggara Pemilu Lebih Responsif

visioneernews

Diusulkan Jadi Menteri, Ketua Lembaga Adat Beberkan Kerja Inovatif Albiner Sitompul

visioneernews

Mohammad Nuruzzaman Ungkap Alasan Mundur dari Gerindra

visioneernews

Ini Draft Susunan Tim Kampanye Nasional Capres dan Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin

visioneernews

Ketum M-34 Anwar Husin: Kami Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin

visioneernews

Amien Rais Ingin Nyapres, Ini Kata Jokowi

visioneernews