Home » Kunci Hendrar Prihadi Jadikan Kota Semarang Terbaik di Indonesia
FIGUR

Kunci Hendrar Prihadi Jadikan Kota Semarang Terbaik di Indonesia

Penulis: Syarifudin Bachwani

WALI KOTA H. Hendrar Prihadi SE, mampu membawa Kota Semarang lebih maju dan berkembang di berbagai bidang. ‘Kebersamaan’ menjadi kata kunci konsep kepemimpinannya yang ingin menjadikan Kota Semarang semakin hebat.

Tutur bahasa pria kelahiran Semarang, 30 Maret 1971, ini datar dan kerap melempar senyum, tatkala berbincang-bincang santai. Gaya bicaranya pun tetap rileks ketika wacana obrolan mengarah ke hal-hal serius, khususnya berkaitan dengan program pembangunan di Kota Semarang.

Hendrar Prihadi menguraikan terobosan dan program-programnya yang sudah tersusun dalam visi dan misi sebagai Wali Kota Semarang periode 2016-2021 secara gamblang, lugas, dan informatif. Tersirat Hendi, begitu ia biasa disapa, paham betul segala yang diinginkan masyarakat Kota Semarang.  

Semua itu berlatar dari rekam jejaknya. Berawal dari rakyat biasa, Hendi kemudian aktif di organisasi KNPI Jawa Tengah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Wakil Wali Kota Semarang periode 2010-2013 dan periode 2013-2015, hingga akhirnya terpilih sebagai Wali Kota Semarang periode 2016-2021.

Mengusung konsep ‘Bergerak Bersama’, Hendi mengajak semua unsur di Pemerintahan Kota Semarang– dan melibatkan pihak swasta–bekerja bersama-sama menuju Semarang semakin hebat.

“Kunci keberhasilan kita dalam menuntaskan berbagai program pembangunan (Kota Semarang) kata kuncinya ‘kebersamaan’,” kata lulusan Magister Manajemen Undip (2002) kepada Ian Rasya, Syarifudin Bachwani, dan Gaus Kaisuku dari Majalah Visioneer dalam sebuah sesi wawancara.

Pemikiran, kreativitas, dan kerja keras Hendi berbuah manis. Sejak ia dilantik sebagai Wali Kota Semarang, berbagai lompatan hasil pembangunan terus dicatatkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Mulai dari kondisi infrastruktur jalan baik yang naik dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir, pengurangan luasan wilayah rawan banjir yang cukup besar, hingga investasi masuk yang meningkat berpuluh-puluh kali lipat dari sebelumnya.

Presiden Jokowi menyerahkan penghargaan Kota Semarang sebagai Kota Terbaik di Indonesia kepada Wali Kota Semarang Hendrar Pribadi

Tak hanya itu, penganugerahan serta penghargaan pun kerap diterima Wali Kota Semarang ini. Salah satunya penghargaan Dana Rakca yang diberikan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2017, atas keberhasilan Hendi melakukan efisiensi dan efektivitas pemerintahan dalam mendorong pembangunan di Kota Semarang.

Di tahun 2019, Presiden Jokowi kembali memberikan apresiasi langsung kepada Hendi selaku Wali Kota Semarang. Kali ini atas keberhasilannya dalam menyusun perencanaan pembangunan yang tepat, hingga menghasilkan pencapaian pembangunan yang lebih baik dari kota-kota lain di Indonesia.

Apresiasi tersebut diberikan pada ajang Penghargaan Pembangunan Daerah 2019, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis,  9 Mei 2019.

PPN/BAPPENAS menobatkan Kota Semarang sebagai kota terbaik setelah menempati posisi pertama dalam penilaian yang dilakukan oleh tim penilai Penghargaan Pembangunan Daerah 2019. Kota Semarang sendiri berada di atas Kota Denpasar dan Kota Makassar yang berturut-turut menempati posisi kedua dan ketiga.

Hendi membocorkan kunci keberhasilannya dalam membangun Kota Semarang kepada Visioneer. Berikut penuturannya:

Anda dilantik sebagai Wali Kota Semarang pada 17 Januari 2016. Saat ini bidang pendidikan dan kesehatan menjadi program skala prioritas Pemerintahan Kota Semarang. Bagaimana realisasi program-program tersebut?

Sebelum melangkah ke program pembangunan lain sesuai visi dan misi kita sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, saya dan Ibu Rita (Wali Kota Semarang, Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu) bersepakat untuk menyelesaikan masalah fundamental, yaitu bidang kesehatan dan pendidikan. Karena, orang kalau sakit pasti dia tidak bisa bekerja atau pergi ke sekolah. Maka dia harus selalu sehat. Kalaupun sedang sakit, kita harus memberikan solusi bagaimana caranya dia mempunyai alternatif tempat berobat yang mudah, aksesbilitasnya terjangkau, murah, atau gratis.

Karena itu, di bidang kesehatan kita terus berbenah. Rumah sakit kita lengkapi peralatan kesehatan yang lebih modern. Sumber daya manusianya kita bekali dengan berbagai keterampilan untuk merawat pasien yang disesuaikan dengan era saat ini. Kita juga memiliki beberapa program unggulan seperti Ambulan Hebat, Ambulan Motor yang bisa masuk ke kampung-kampung. Semua itu kita lakukan untuk melayani kesehatan masyarakat Semarang.

Wali Kota Hendrar Prihadi memberikan penghargaan kepada warga berprestasi di bidangnya masing-masing

Semarang merupakan salah satu kota yang sudah menerapkan Universal Healt Coverage. Jadi, semua warga Kota Semarang pelayanan kesehatannya dijamin oleh Pemerintah Kota Semarang. Ketika ada warga yang sakit, harus diberikan pelayanan kesehatan, asalkan perawatannya di kelas tiga. Dalam program Universal Health Coverage, Pemerintah Kota Semarang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Antisipasi Pemerintah Kota Semarang jika ada peserta BPJS Kesehatan yang mengalami kendala pelayanan kesehatan di rumah sakit?

Pemerintah Kota Semarang kan user. Kami membayar biaya kesehatan ke BPJS Kesehatan, dengan biaya hampir Rp 80 miliar per tahun. Biaya sebesar itu untuk mengcover sebagian besar layanan kesehatan warga Kota Semarang. Nanti, pada saat BJPS membayar klaim, bukan ke Pemerintah Kota Semarang. Tapi klaim pembayarannya ke rumah sakit, klinik, puskesmas, dan dokter-dokter  yang ada di Kota Semarang.

Pernah ada complaint dari masyarakat?

Pernah ada keluhan dari masyarakat yang disampaikan kepada saya, di mana klaim pembayaran BPJS Kesehatan rentan waktunya dua sampai tiga bulan. Untuk masalah ini, saya sampaikan bahwa BPJS Kesehatan merupakan lembaga pemerintah. Jadi, jangan pernah khawatir bagi pihak rumah sakit atau pusat layanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan klaimnya tidak dibayarkan oleh pemerintah. Mungkin hanya terjadi penundaan waktu pembayaran saja.

Kendati demikian, memang harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh oleh pemerintah pusat, khususnya Presiden RI. Kami yang berada di pemerintah daerah berharap semakin banyak warga Kota Semarang yang bisa berobat secara mudah, murah, terutama gratis.

Bagaimana tingkat Harapan Hidup masyarakat Kota Semarang saat ini?

Angka Harapan Hidup warga di Semarang semakin baik. Posisinya sekarang 77, 71 persen. Artinya, terjadi peningkatan harapan hidup masyarakat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa semakin banyak warga Kota Semarang yang bahagia dan sehat.

Kemudian, Angka Kematian Ibu Melahirkan dan Anak yang baru dilahirkan juga menurun. Program ini bisa kita antisipasi dengan Gasurkes, yaitu petugas kesehatan yang kita tugaskan di kelurahan-kelurahan. Tugas mereka berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk memantau  ibu-ibu yang hamil.

Petugas mengecek apakah ibu hamil itu selalu rutin mengontrol kesehatan kehamilannya. Termasuk juga mendata ibu hamil itu nantinya  melahirkan di rumah sakit atau di puskesmas. Kemudian pihak puskesmas akan melakukan supervisi dalam penanganan kesehatan ibu hamil tersebut. Termasuk juga penanganan demam berdarah. Sebelumnya serangan demam berdarah di Kota Semarang termasuk peringkat tertinggi di Jawa Tengah, sekarang berada di ranking terakhir.

Tingkat pertumbuhan perekonomian di Kota Semarang?

Di Kota Semarang sejauh ini tingkat pertumbuhan ekonominya stabil, bahkan cenderung naik. Kami melihat angka kemiskinan semakin turun. Pengangguran bisa kita tekan. Indikator keberhasilan sebuah kota itu sebenarnya sederhana, yaitu bagaimana Indek Pembangunan Manusia (IPM) meningkat atau tidak. Karena di dalam IPM itu ada tiga kriteria.

Pertama, di sektor pendidikan, melalui Angka Harapan Sekolah. Kedua, di bidang kesehatan, melalui Angka Harapan Hidup. Ketiga, di bidang ekonomi melalui Pengeluaran Bruto warga Kota Semarang. Saat ini IPM kita meningkat pesat. Bahkan mulai 2013 kita sudah mulai menyusul Surabaya dan Bandung. IPM kami berada di 82,3 persen.

Bisa dijelaskan makna tagline ‘Bergerak Bersama’  untuk program pembangunan di Kota Semarang?

Bergerak Bersama adalah kata kunci pembangunan Kota Semarang hari ini. Jika kita ingin menjadikan Kota Semarang menjadi lebih baik dan maju dibandingkan kota-kota lain di Indonesia, kita harus melihat potensi kelemahan dan kelebihannya. Kelebihan Kota Semarang luar biasa. Misalnya, kita memiliki topografi yang unik, baik darat, laut, dan perbukitan. Kota Semarang sangat luas wilayahnya. Akulturasi budaya yang beragam dan sejuk, ada suku Jawa, etnis China, India, Belanda, dan Arab. Semuanya hidup rukun dan kompak.

Hanya saja APBD kita kalah dengan kota besar yang lain, sebut saja dengan Kota Surabaya yang sudah Rp 9 triliun atau Bandung Rp 6 triliun. Sementara APBD Kota Semarang saat ini baru Rp 5 triliunan. Artinya, perlu ada sebuah terobosan. Jika yang bekerja hanya pemerintah daerah saja, sampai kapanpun pertumbuhan kota ini selalu berada di bawah kota-kota yang memiliki anggaran besar.

Suasana di Kota Lama Semarang

Maka, melalui kolaborasi dengan konsep Bergerak Bersama, masyarakat tidak perlu menunggu pemerintah daerah, misalnya pada saat mengetahui saluran air di depan rumahnya kotor. Masyarakat tidak perlu menunggu pemerintah daerah ketika melihat tetangga di kiri dan kanannya kesulitan makan dan sebagainya.

Lompatan lain dari pengaplikasian konsep Bergerak Bersama?

Konsep Bergerak Bersama ternyata bisa menjadi sebuah lompatan untuk akselarasi pembangunan di Kota Semarang. Misalnya, kami memiliki 177 Kampung Tematik. Kampung Tematik adalah kampung yang diberikan stimulan APBD masing-masing Rp 200 juta. Biaya itu, misalnya, dipergunakan untuk memperbaiki jalan di kampung tersebut. Saluran airnya harus berfungsi, dan di sekelilingnya harus indah ditanami tumbuh-tumbuhan, plus ada kredit usaha untuk pelaku UMKM di kampung itu. Setelah kita resmikan, ternyata nilai proyeknya bisa mencapai antara Rp 700 juta hingga Rp 900 juta. Itulah sebenarnya makna konsep Bergerak Bersama. Kami berikan stimulan, pengusaha juga memberikan CSR, ternyata dampaknya luar biasa.

Jadi, ketika ada orang yang beranggapan tidak mungkin Kota Semarang mampu mengejar pertumbuhan seperti DKI Jakarta. Saya bilang, ya tidak usah mimpi mengejar Jakarta, wong APBD-nya sudah ratusan triliun. Tapi hari ini APBD kita sudah mulai  mengejar Surabaya. IPM kita pun sudah berada di atas Kota Bandung. IPM kita di Jawa Tengah berada di peringkat pertama.

Makna keberhasilan bagi Anda?

Torehan keberhasilan itu tidak menjadikan kita cepat berpuas diri. Masih banyak hal yang harus kita lakukan untuk memajukan pembangunan Kota Semarang. Saya masih sering di-SMS oleh masyarakat. Misalnya ada orangtua yang mengeluhkan kesulitan membayar uang sekolah anaknya. Padahal kita punya program bidang pendidikan bagus-bagus, kok masih ada warga yang mengalami kesulitan biaya pendidikan anaknya.

Menurut saya, itu namanya sosialisasi program pendidikannya belum berjalan maksimal sampai ke warga. Memang, untuk memuaskan 1,7 juta warga Kota Semarang agak susah. Tapi, jika kita bisa meminimalisir segala permasalahan yang dihadapi warga Kota Semarang, inilah yang menjadi prioritas kami.

Kami berkeliling Kota Semarang, terlihat aktivitas masyarakatnya begitu pesat.      

Ibarat kita makan, itu baru appetizers, belum main course-nya. Periode kita berikutnya, baru kita tunjukkan main course-nya.

Pekerjaan rumah yang belum diselesaikan?

Problematika kota besar pasti soal kemiskinan, pengangguran, dan kekumuhan. Permasalahan ini yang sedang kita benahi dan selesaikan. Jika permasalahan itu dapat diselesaikan, maka kita bisa mensejahterakan masyarakat supaya menjadi lebih baik. Misalnya pengeluaran perkapitanya tinggi. Dengan demikian, pendapatan perkapita mereka pasti tinggi.

Pemkot Semarang menyediakan fasilitas bus wisata gratis untuk masyarakat Kota Semarang

Tidak hanya sebuah kebijakan Upah Minimum Kota (UMK) bisa diterima antara para pengusaha dengan pekerja, tapi bagaimana inflasi bisa ditekan, pendapatan semakin besar, sehingga buruh-buruh kita setiap bulan punya tabungan. Bagi kami, dalam sebuah teori ekonomi, orang punya gaji besar, tapi setiap bulan dia tidak bisa menabung, berarti ekonomi di wilayah itu tidak berjalan dengan baik. Lebih baik, orang punya uang, gajian tiap bulan, bisa makan, bayar sewa, bisa ke mana-mana, bisa belanja, tapi masih ada saving. Artinya, kehidupan masyarakatnya sudah baik.

Sektor penunjang paling signifikan memberikan kontribusi terhadap APBD Kota Semarang?

Jika orang bilang di Kota Semarang dengan UMK Rp 2,529 juta  kalah UMK-nya dengan Jakarta atau Surabaya, tapi warga di sini mau berobat gratis. Orangtua mau menyekolahkan anaknya, asal diterima di SD, SMP, SMA negeri, gratis. Kemudian, bagi warga yang tidak memiliki uang, namun ingin mengajak anaknya rekreasi mutar-mutar di Kota Semarang, kami sediakan tiga unit bus tingkat gratis.

Selain itu, untuk warga di sekitaran TPA Jatibarang, kita sediakan 300 saluran gas gratis untuk masyarakat. Gas itu hasil olahan gas methane dari sampah. Masyarakat bisa memanfaatkan gas itu untuk aktivitas memasak.

Bagaimana dengan sektor pariwisata?

Untuk mengetahui perkembangan sektor pariwisata Kota Semarang indikatornya sederhana. Pertama, dari hotel. Jumlah hotel di tahun 2010 hingga tahun 2019 perkembangannya begitu pesat. Baik dari jumlah hotel maupun occupancy-nya. Kedua, peak season-nya juga berubah.  Kalau dulu occupancy hotel di Semarang penuh antara hari Selasa, Rabu, dan Kamis, rata-rata untuk meeting atau transit. Tapi sekarang, hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, sudah susah menyewa kamar di hotel di Semarang. Artinya, orang yang berwisata sudah banyak ke Semarang.

Hendrar Prihadi bersama isteri, Ny. Krisseptiana, SH, MM

Ketiga, kami melihat dari pajak pendapatan daerah (PAD). Dulu yang namanya pajak dari sektor pariwisata, seperti dari hotel, restoran, kafé, dan tempat hiburan, berada di peringkat nomor lima di Jawa Tengah. Sekarang sudah berada di nomor tiga di Jawa Tengah. Artinya, kita merasakan bahwa sektor pariwisata di Kota Semarang mulai menunjang roda pemerintahan Kota Semarang. Saat ini catatan dari Kementerian Pariwisata bahwa Kota Semarang menjadi Kota Pariwisata keempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Filosofi Anda dalam memajukan pembangunan di Kota Semarang?

Saya bukan pegawai karier di Pemkot Semarang. Saya orang kontrakan. Lima tahun cocok, ya diperpanjang lagi. Saya selalu menyampaikan ke teman-teman, saya hari ini mengkoordinir panjenengan di Pemkot untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Panjenengan cocok, hayo gabung. Panjenengan tidak cocok, bilang ke saya. Saya akan tugaskan panjenengan di tempat yang tidak langsung melayani masyarakat.

Saya juga bilang, hubungan kita tidak hanya hubungan kerja. Tapi hubungan seduluran. Karena, kalau saya tidak diperpanjang lagi, maka saya akan kembali menjadi masyarakat. Panjenengan tetap kembali menjadi pejabat. Sehingga, menurut saya sampai hari ini saya tidak pernah yang namanya marah-marah di depan teman-teman. Saya berusaha mengayomi teman-teman, dan berusaha meningkatkan kesejahteraannya. Jika mereka sudah merasa sedulur, kinerjanya sudah pasti dahsyat dibandingkan hubungan atasan dan bawahan.

Saya selalu menyampaikan kepada masyarakat, yang bisa memperbaiki kota ini hanya warga kota. Orang Inggris, orang Amerika tidak mungkin memperbaiki kota ini. Jadi, jangan pernah mengeluh terhadap kota ini. Karena jelek dan baiknya kota ini adalah kota kita. Kita pernah lahir, sekolah, kerja, jadi lakukan yang terbaik untuk kota ini.

Baru saja Pemerintah Kota Semarang mendapat penghargaan prestasi kinerja kota tertinggi oleh pemerintah pusat. Pendapat Anda?

Itu hasil kerja keras teman-teman. Saya hanya menggambil penghargaannya saja.

Berita Lainnya

Cara Nikson Nababan Melahirkan SDM Unggul di Taput

visioneernews

Ali Zum Mashar, Pelopor Revolusi Pertanian di Pedalaman Papua

visioneernews

Terobosan Hendrar Prihadi Jadikan Semarang Semakin Hebat

visioneernews

Anto Suroto: UKM dan IKM Ruang Usaha yang Seksi

visioneernews

Sasaran Bidik Erzaldi Rosman Membangun Babel

visioneernews

Raden Emmy Ridarti Sumangkut: Saya Ingin Membantu Masyarakat

visioneernews