Home » Setelah Menahan Soenarko dan Kivlan Zein, IPW Desak Polri Segera Menahan Sofyan Jacob
HUKUM

Setelah Menahan Soenarko dan Kivlan Zein, IPW Desak Polri Segera Menahan Sofyan Jacob

Jakarta,visioneernews-Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mendesak Polri segera menahan Komjen Purn Sofyan Jacob, lantaran ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus makar.

Neta mengungkapkan, setelah menahan Mayjen Purn Soenarko dan Kivlan Zein dengan tuduhan makar, Polri juga harus segera menahan Komjen Purn Sofyan Jacob. Sehingga Polri tidak dituduh tebang pilih dalam menuntaskan dugaan kasus makar.

“Indonesia Police Watch memberi apresiasi pada Polri yang sudah menjadikan Komjen Purn Sofyan Jacob sebagai tersangka dalam dugaan kasus makar. Penetapan Sofyan sebagai tersangka menunjukkan bahwa Polri sangat serius untuk menuntaskan kasus makar,” kata Neta, Selasa (11/6/2019).

Untuk itu IPW mendesak Polri segera menahan Sofyan agar mantan Kapolda Metro Jaya itu tidak mempersulit proses penyidikan dan tidak menghilangkan barang bukti, mengingat Sofyan adalah polisi senior yang sangat paham liku liku proses penyidikan.

Selain Sofyan, IPW juga mendesak segera memeriksa tujuh jenderal purnawirawan Polri lainnya yang ikut rapat dengan Sofyan Jacub. Mereka adalah Irjen A, Irjen HP, Brigjen SH, Brigjen DS, Brigjen Z, Brigjen ES, dan Brigjen Har. Semuanya purnawirawan Polri. Jika ketujuh jenderal senior itu ikut terlibat dalam upaya makar, mereka juga harus dijadikan tersangka dan segera ditahan.

“Dalam menuntaskan kasus makar, Polri harus lebih dulu membersihkan internalnya agar upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan kepolisian tidak digerogoti atau direcoki dari dalam, terutama dari para purnawirawan yang masih punya akses ke internal penyidik Polri. Artinya, setelah menjadikan Sofyan Jacob sebagai tersangka, Polri perlu memeriksa tujuh jenderal purnawirawan lainnya yang “ikut” bersama Sofyan,” papar Neta.

Setelah itu, lanjutnya, Polri perlu menelusuri apakah ada jenderal aktif atau perwira aktif di tubuh Polri yang ikut mendukung gerakan yang dilakukan Sofyan Jacob.

“Jika ada, pembersihan harus segera dilakukan agar keterlibatan mereka tidak menjadi duri dalam daging bagi Polri dalam melakukan upaya penegakan hukum terhadap para tersangka makar maupun kerusuhan 22 Mei,” tukasnya. (Rif)

Berita Lainnya

Hotel Papandayan Milik Surya Paloh Digugat Mantan Buruhnya Rp 6,1 Miliar

Diduga Melakukan Perusakan Rumah, Seorang Warga Korsel Dipolisikan Tetangganya

Petugas Imigrasi Amankan 17 WNA Afrika di Apartemen Kalibata City

Kuasa Hukum Geo Dipa Anggap Bumigas Hambat Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik 35.000 MW

Ada Usulan H. Arie Pujianto SH, MH Jadi Bacalon Jaksa Agung

Kuasa Hukum Tepis Isteri Pimpinan Abu Tours Kabur ke Singapura

Leave a Comment